Pertemuan Ilmiah Bidang Keperawatan September Bahas Asuhan Keperawatan Hipertiroid dan Penguatan Mutu Pelayanan

KUALA KAPUAS — Bidang Keperawatan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kembali melaksanakan Pertemuan Ilmiah Bidang Keperawatan bulan September pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Manajemen Lantai 3 Gedung Paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan diikuti oleh jajaran manajemen Bidang Keperawatan, kepala ruangan rawat inap dan poliklinik, Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kepala Instalasi Farmasi, Tim Klinik Penyakit Dalam dan Geriatri sebagai pemberi materi, serta perawat primer yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.

Pertemuan ilmiah ini menjadi wadah pembelajaran bersama bagi tenaga keperawatan dan kebidanan untuk meningkatkan pengetahuan, berbagi pengalaman klinis, memperkuat kolaborasi, serta mendukung peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Asuhan Keperawatan Pasien dengan Hipertiroid Pada pertemuan kali ini, topik utama yang dibahas adalah “Asuhan Keperawatan Pasien dengan Hipertiroid”, yang dipresentasikan oleh Tim Klinik Penyakit Dalam dan Geriatri.

Kegiatan dimoderatori oleh Ners Junjung. Pemaparan landasan teori disampaikan oleh Perawat Fatimah, sedangkan pembahasan mengenai asuhan keperawatan pasien dengan hipertiroid disampaikan oleh Ners Winda Meila. Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh antusiasme. Peserta aktif mengajukan pertanyaan, memberikan masukan, serta berbagi pengalaman dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dengan hipertiroid.

Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi para perawat untuk saling bertukar pengalaman klinis dan memperkuat penerapan ilmu keperawatan dalam pelayanan sehari-hari. Penguatan Proses Keperawatan Dalam kesempatan tersebut, Kasi Asuhan Keperawatan, Ners Lilik Sugianto, mengingatkan kembali pentingnya penerapan proses keperawatan secara benar, lengkap, sistematis, dan terukur.

Pengkajian yang dilakukan secara komprehensif menjadi dasar dalam menentukan diagnosis keperawatan, menyusun intervensi, melaksanakan implementasi, hingga melakukan evaluasi terhadap asuhan yang diberikan kepada pasien. Penguatan proses keperawatan tersebut diharapkan dapat mendukung pemberian asuhan yang tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.

Koordinasi Pelayanan Farmasi dan Kebutuhan Klinis Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan koordinasi dari Apt. Aquarina terkait pelayanan peresepan dan kebutuhan kefarmasian dalam mendukung pelayanan pasien. Beberapa hal yang dibahas meliputi pelayanan resep pasien kronis, penyediaan obat untuk kebutuhan perdarahan dan permintaan PONEK, mekanisme peresepan manual, pemenuhan kebutuhan box troli emergency, serta pengamprahan ABHP (Alat/Bahan Habis Pakai), termasuk masker medis. Selain itu, dibahas pula penggunaan sabun cuci tangan berbahan chlorhexidine dalam mendukung praktik kebersihan tangan dan upaya pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit.

Materi tersebut diperkuat oleh Ners Mega Selvia, perawat pengendali infeksi/IPCN, yang memberikan informasi mengenai penggunaan masker medis dan chlorhexidine sesuai ketentuan serta prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Persiapan Akreditasi dan Peningkatan Kompetensi Kepala Bidang Keperawatan, Ners Elvina yang juga sebagai Ketua Panitia Akreditasi RSUD Kapuas, dalam arahannya mengajak seluruh perawat dan bidan untuk terus menjaga semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.

“Terus semangat dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Kita juga akan menghadapi kegiatan akreditasi. Mari kita ikuti setiap tahapan dengan baik, termasuk mengikuti in-house training dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ners Elvina juga menekankan bahwa setiap kegiatan pembelajaran merupakan kesempatan untuk meningkatkan potensi, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan diri. Peningkatan kompetensi tenaga keperawatan dan kebidanan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, profesionalisme SDM, serta keselamatan pasien.

Membangun Budaya Belajar dan Mutu Pelayanan Pertemuan Ilmiah Bidang Keperawatan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh tenaga keperawatan dan kebidanan. Keterlibatan jajaran manajemen, kepala ruangan, Tim PPI, Instalasi Farmasi, tim klinis, serta perawat primer secara langsung maupun daring menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas unit dalam mendukung pelayanan yang bermutu.

Melalui kegiatan pembelajaran berkelanjutan, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas terus mendorong peningkatan kompetensi SDM, penguatan budaya mutu, penerapan keselamatan pasien, serta pemberian pelayanan yang aman, profesional, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Belajar bersama, berkolaborasi, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. (PromkesRSUDKps)