RSUD Kapuas Tindak Lanjuti Pengaduan Masyarakat, Perkuat Komunikasi dan Percepatan Pelayanan

KUALA KAPUAS — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas terus melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pengelolaan pengaduan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan rekapitulasi pengaduan selama tahun 2025, RSUD Kapuas menerima sebanyak 285 pengaduan dan masukan yang disampaikan masyarakat melalui berbagai kanal pengaduan. Pengaduan terbanyak berasal dari kanal internal RSUD sebanyak 177 pengaduan (62,11%), disusul melalui Petugas Manajer Pelayanan Pasien (MPP) sebanyak 76 pengaduan (26,67%), saran dan masukan melalui Survei Kepuasan Masyarakat sebanyak 18 pengaduan (6,32%), serta Google Review sebanyak 14 pengaduan (4,91%).

Dari berbagai masukan tersebut, sejumlah hal yang menjadi perhatian masyarakat antara lain keramahan petugas, kurangnya informasi yang diterima pasien dan keluarga, kecepatan pelayanan, serta kondisi sarana dan prasarana pelayanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan penerima layanan.

Keluhan terkait pembiayaan juga menjadi salah satu hal yang cukup banyak disampaikan, khususnya mengenai pasien yang tidak mampu dan pasien yang belum memiliki BPJS. Sementara itu, pada kanal Petugas MPP, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan akan informasi yang lebih jelas mengenai pelayanan serta persoalan pembiayaan bagi pasien non-BPJS.

Menjadikan pengaduan bukan sekadar laporan, tetapi sebagai bahan evaluasi dan dasar perbaikan pelayanan, Direktur RSUD dr. Delianae memberikan perhatian khusus terhadap tindak lanjut setiap masukan yang disampaikan masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada beberapa petugas RSUD untuk mengikuti Training of Trainers (TOT). Para peserta TOT tersebut nantinya dipersiapkan menjadi trainer internal yang akan memberikan pelatihan kepada seluruh karyawan rumah sakit, khususnya dalam meningkatkan kemampuan komunikasi efektif, komunikasi pelayanan, serta membangun sikap ramah dan empati kepada pasien dan keluarga.

“Pengaduan masyarakat merupakan masukan yang sangat penting bagi rumah sakit. Setiap keluhan harus menjadi bahan evaluasi dan perbaikan, sehingga pelayanan yang diberikan semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” demikian semangat yang terus didorong oleh manajemen RSUD.

Selain penguatan kompetensi sumber daya manusia, manajemen RSUD Kapuas juga telah menjadwalkan kunjungan rutin ke unit-unit pelayanan pasien, baik rawat inap, rawat jalan maupun unit penunjang.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelayanan di lapangan, mengidentifikasi hambatan yang dapat memengaruhi kecepatan pelayanan, sekaligus mengecek kondisi sarana dan prasarana yang digunakan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Melalui kunjungan rutin tersebut, manajemen dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kebutuhan setiap unit serta menentukan langkah perbaikan secara lebih cepat dan tepat.

Upaya ini diharapkan dapat membangun budaya pelayanan yang semakin ramah, informatif, responsif dan cepat, sekaligus memastikan sarana dan prasarana pelayanan terus diperbaiki sesuai kemampuan dan prioritas rumah sakit.

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas berkomitmen menjadikan suara masyarakat sebagai bagian penting dalam proses peningkatan mutu pelayanan. Dengan kolaborasi seluruh jajaran rumah sakit, evaluasi berkelanjutan, penguatan komunikasi efektif dan pengawasan langsung oleh manajemen, diharapkan kualitas pelayanan publik di RSUD Kapuas terus meningkat dan memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi setiap pasien dan keluarga.

“Dengar Keluhannya, Evaluasi Pelayanannya, Perbaiki Kualitasnya.”