Wujudkan Pelayanan Bermutu dan Aman, RSUD Kuala Kapuas Perkuat Inovasi SIKAP Digital dan e-SUKMA
KUALA KAPUAS – Dalam upaya terus meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat budaya keselamatan pasien, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menghadirkan inovasi pelayanan berbasis digital melalui SIKAP Digital (Sistem Informasi Keselamatan Pasien Berbasis Digital) dan e-SUKMA (Electronic Survei Kepuasan Masyarakat).
Implementasi kedua inovasi tersebut ditandai dengan penyerahan stiker barcode secara simbolis oleh Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr. Hj. Delianae, kepada kepala ruangan rawat inap dan kepala ruangan rawat jalan pada apel pagi, Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut disaksikan oleh pejabat struktural dan fungsional di lingkungan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Stiker barcode selanjutnya ditempatkan pada berbagai titik pelayanan sehingga dapat dengan mudah diakses oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat.

SIKAP Digital merupakan inovasi yang dikembangkan sebagai sarana pelaporan keselamatan pasien secara digital. Sistem ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh tenaga kesehatan maupun tenaga pelayanan di rumah sakit, mulai dari dokter, perawat, bidan, tenaga penunjang hingga tenaga lainnya.
Melalui SIKAP Digital, setiap kejadian maupun kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan pasien dapat dilaporkan secara lebih mudah dan cepat. Pelaporan tidak harus menunggu sampai pasien mengalami cedera. Berbagai kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko juga perlu dilaporkan sebagai langkah deteksi dan pencegahan.
Beberapa kejadian yang perlu mendapatkan perhatian dan dilaporkan antara lain Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), Kejadian Nyaris Cedera (KNC), Kejadian Tidak Cedera (KTC), Kondisi Potensial Cedera (KPC) serta temuan lain yang berpotensi mengganggu keselamatan pasien. Dengan adanya SIKAP Digital, rumah sakit diharapkan dapat memperoleh informasi lebih cepat mengenai potensi risiko sehingga dapat dilakukan analisis, evaluasi dan tindak lanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan pasien.
Selain keselamatan pasien, RSUD Kuala Kapuas juga terus mendorong keterlibatan masyarakat melalui inovasi e-SUKMA atau Electronic Survei Kepuasan Masyarakat. e-SUKMA menjadi sarana bagi pasien, keluarga pasien dan pengguna layanan untuk memberikan penilaian, kritik, saran serta masukan terhadap pelayanan yang telah diterima.

Masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi pelayanan. Melalui survei tersebut, rumah sakit dapat mengetahui pengalaman masyarakat sekaligus mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan.
Pengisian e-SUKMA dilakukan secara mudah melalui QR Code yang tersedia pada stiker maupun poster di titik-titik pelayanan RSUD. Masyarakat cukup melakukan scan, mengisi survei secara online, kemudian mengirimkan jawaban. Proses pengisian hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3 menit.
Elvina, selaku Kepala Bidang Keperawatan sekaligus Koordinator Pengelolaan Pengaduan Layanan Rumah Sakit, menyampaikan bahwa keberadaan SIKAP Digital merupakan salah satu upaya untuk membangun budaya keselamatan pasien di seluruh lini pelayanan.
“Pelaporan SIKAP bertujuan untuk keselamatan pasien. Jangan menunggu sampai terjadi cedera. Setiap kejadian atau kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan pasien perlu dilaporkan agar dapat segera dilakukan tindak lanjut,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengaduan dan masukan masyarakat melalui e-SUKMA memiliki peranan penting dalam peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit. “Pengaduan masyarakat sangat penting untuk perbaikan kualitas layanan ke depan. Kami berharap seluruh lini di rumah sakit dapat bekerja sama dan memiliki komitmen yang sama untuk terus meningkatkan mutu pelayanan,” ungkap Elvina.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr. Hj. Delianae, melalui penerapan inovasi SIKAP Digital dan e-SUKMA mendorong seluruh jajaran rumah sakit untuk terus membangun pelayanan yang berorientasi pada mutu, keselamatan pasien dan kepuasan masyarakat.
Kehadiran kedua inovasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit. Dengan kolaborasi seluruh tenaga kesehatan, tenaga pelayanan dan masyarakat, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan demi menghadirkan pelayanan yang aman, bermutu, responsif, transparan dan berorientasi pada kebutuhan pasien serta masyarakat.
“Laporkan risikonya, sampaikan masukannya, bersama kita tingkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.” akhir kata menutup arahan. (PromkesRSUDKps)
